UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Registrasi Kartu SIM Tak Pengaruhi Jumlah Kartu SIM Fiktif
Registrasi Kartu SIM Tak Pengaruhi Jumlah Kartu SIM Fiktif
glg/cnnindonesia • Kamis, 01 Maret 2018 12:00 Wib
Registrasi Kartu SIM Tak Pengaruhi Jumlah Kartu SIM Fiktif
Sumber Foto : home.bt.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Pemblokiran secara bertahap terhadap pelanggan seluler tak akan banyak membantu meningkatkan jumlah pendaftar ulang. Pasalnya, orang yang memiliki kartu prabayar dinilai sudah melakukan registrasi ulang.
 
Operator seluler perlu mengetahui apakah nomor yang belum melakukan registrasi ulang itu bukan nomor abal-abal. Jika memang bukan nomor yang aktif, maka tak akan ada pengaruhnya menunggu sisa pengguna yang belum melakukan registrasi, menurut pengamat telkomunikasi Nonot Harsono, seperti dilansir CNN Indonesia.
 
Nonot mengatakan, "Perlu ditanyakan pada operator apakah nomor itu abal-abal atau benar. Kalau nomor itu tidak aktif memang nggak akan pernah register."
 
Dia menambahkan memblokir nomor abal-abal juga tidak merugikan operator. Sebab, nomor-nomor tersebut sudah tidak aktif dan tidak menghasilkan lagi bagi operator. Kehadiran nomor abal-abal hanya memperbesar angka pelanggan. "Kalau nomor yang tidak aktif kan memang itu tidak menghasilkan hanya menambah jumlah pelanggan. Kalau itu jumlah pelanggan fiktif nggak ada gunanya."
 
Direktur Eksekutif Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Sutrisman menyampaikan dari sekian operator, Telkomsel jadi operator yang mencatat angka registrasi ulang pelanggan terbesar yakni 172 juta.
 
Indosat Ooredoo mengikuti di belakangnya dengan jumlah nomor teregistrasi 101 juta. Sementara XL Axiata (42 juta), Smartfren (5,8 juta), Hutchinson Tri (13 juta), dan Net1 (sekitar 9 ribu).
 
Jumlah nomor yang teregistrasi masih bisa bertambah mengingat pemblokiran total baru akan dilakukan pada 1 Mei 2018. Dalam konferensi persnya Rabu sore, Kemenkominfo menegaskan pemblokiran nomor seluler prabayar berlangsung secara bertahap mulai 1 Maret 2018.
Berita Terkini
Waterbom Bali, Peringkat Kedua Terpopuler di Dunia
Rabu, 12 Desember 2018 14:24 Wib • unpi/cnnindonesia
Memahami Permasalahan Gunung
Rabu, 12 Desember 2018 13:30 Wib • unpi/cnnindonesia
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
KPU Cianjur Mencatat Angka Partisipasi Pilgub Jabar Meningkat
unpi/antara • Senin, 20 Agustus 2018 09:07 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
BSSN: Serangan Siber Terus Meningkat Jelang Pemilu
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:30 Wib
Memahami Permasalahan Gunung
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 13:30 Wib
5 tahun lagi, Seluruh Desa di Jawa Barat jadi Desa Digital
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 14:31 Wib
Sosial +
Waterbom Bali, Peringkat Kedua Terpopuler di Dunia
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:24 Wib
Jawa Barat Ingin Lestarikan Kekayaan Ragam Bambu
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 11:00 Wib
YLKI: Hati-hati Saat Belanja Daring
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Pendidikan +
Pengamat: Mahasiswa Golput karena Persoalan Administrasi Kependudukan
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 12:25 Wib
Pendidikan Anti Korupsi Akan Diterapkan di Semua Jenjang Pendidikan
unpi/kemristekdikti • Senin, 20 Agustus 2018 09:02 Wib
Program Multi Seminar UNPI
Unpi • Senin, 20 Agustus 2018 16:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris