UNPI.AC.ID, CIANJUR - Di tengah gelaran kedirgantaraan TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, pesawat latih lanjut T-50 Golgen Eagle buatan Korea Selatan, jatuh saat bermanuver di udara.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Dwi Badarmanto mengatakan, "Dua pilotnya tidak bisa eject dari dalam pesawat terbang itu. Identitasnya adalah Letnan Kolonel Penerbang Marda Sarjono dan Mayor Penerbang Dwi Cahyono."
Gelaran kedirgantaraan ini sebenarnya untuk merayakan HUT ke-70 Hari Penerbang TNI AU, dengan menghadirkan semua jenis dan tipe pesawat terbang militer yang dimiliki TNI AU.
Mayor Penerbang Dwi Cahyono adalah salah satu pejabat di skuadron udara itu. Sedangkan Letnan Kolonel Penerbang Marda Sarjono adalah komandan Skuadron Udara 15 TNI AU tempat T-50 Golden Eagle itu bernaung.
TNI AU telah kehilangan secara total (total loss), lima pesawat terbang militernya, yaitu satu unit C-130B Hercules di Medan, satu F-16 Block 52ID Fighting Falcon di Pangkalan Udara Utama TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dua KT-1B Wong Bee di LIMA, Malaysia, dan satu T-50 Golden Eagle ini, sepanjang 2015 ini.