UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
SDM Unggul Ciptakan Teknologi-Inovasi Pecahkan Masalah Lingkungan
unpi/antaranews • Jumat, 17 Januari 2020 14:30 Wib
SDM Unggul Ciptakan Teknologi-Inovasi Pecahkan Masalah Lingkungan
Sumber Foto : kehati.or.id
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Sumber daya manusia yang unggul menjadi kunci untuk memecahkan berbagai permasalahan lingkungan dan perubahan iklim, sekaligus mendukung pelestarian serta pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan, menurut Pembina Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati) Emil Salim.

"Terhadap tantangan lingkungan yang kita hadapi, kita gunakan sains untuk dijadikan manfaat bagi pembangunan Indonesia sehingga berbagai masalah diatasi, banjir bisa diatasi, sumber energi bisa diatasi, dan segala macam dengan pola menggunakan sains dan teknologi," kata mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kependudukan itu, kepada wartawan, Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan pentingnya SDM unggul yang mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan, menciptakan dan menggunakan teknologi dan inovasi, disertai kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ahli ekonomi itu, menuturkan SDM yang diperoleh dari bonus demografi harus dikelola dan dididik dengan optimal menjadi manusia unggul sehingga meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka.

Menurut Emil, investasi besar-besaran harus dilakukan dalam pendidikan dan pengembangan kapasitas SDM untuk melahirkan SDM unggul.

SDM berkualitas itulah, katanya, yang kemudian menghasilkan terobosan, inovasi, invensi, dan teknologi yang mampu menjawab tantangan pada masa yang akan datang.

Mereka, katanya, mampu menemukan strategi adaptasi perubahan iklim yang lebih baik, energi alternatif pengganti energi fosil dan sumber energi listrik yang terbarukan.

Ia mengatakan SDM unggul akan dapat menemukan solusi permukaan air laut naik dan subsiden tanah terjadi tetapi wilayah tidak banjir karena mampu mengatasi aliran air sungai yang lebih rendah dibandingkan dengan permukaan air laut.

Emil mengatakan "brain power" dari SDM Indonesia modal untuk pembangunan bangsa Indonesia yang maju dan berkelanjutan.

"Pembangunan bukan hanya fisik, pembangunan intinya adalah 'brain power'. 'Brain power' yang menghasilkan energi listrik, pergerakan manusia, inovasi dan invensi. Jadi 'brain power' itu yang harus kita utamakan," tuturnya, dilansir Antaranews.

Ia mengatakan Indonesia memasuki dimensi di mana mayoritas penduduknya anak muda dengan porsi 64 persen dan usia di atas 15 tahun.

Sumber daya manusia itu, katanya, harus dipersiapkan sehingga memiliki kemampuan berpikir inovatif karena pembangunan SDM akan memberikan manfaat jangka panjang dibandingkan dengan pembangunan fisik yang bersifat jangka pendek.

"Jadi masalah yang kita hadapi bagaimana 'frame of mind dari nation' ini lebih berkembang kepada 'sustainability nation'," tuturnya.

Dia mengatakan dengan kemampuan berpikir yang inovatif maka dapat menaikkan nilai tambah sumber daya alam dan mendukung pola pembangunan menjadi berkelanjutan.
Berita Terkini
Biocommunication dalam Praktik Teknologi Pendidikan
Jumat, 25 September 2020 15:11 Wib • unpi/pikiran rakyat
Pendidikan Wacana di Era Hiperteks
Jumat, 25 September 2020 13:39 Wib • unpi/pikiran rakyat
Tuntutan Industri 4.0 bagi Pekerja Milenial
Jumat, 18 September 2020 22:00 Wib • unpi/kompas.com
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pentingnya Pengamalan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari
Senin, 25 September 2017 14:00 Wib • glg/infopublik
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
 Pentingnya Paten Bagi Sebuah Penemuan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:56 Wib
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Tuntutan Industri 4.0 bagi Pekerja Milenial
unpi/kompas.com • Selasa, 23 April 2019 22:00 Wib
Kemampuan Literasi Digital Masyarakat Mulai Berkembang
unpi/republika.co.id • Selasa, 23 April 2019 13:34 Wib
Peningkatan Transaksi Fintech Jadi Sinyal Baik Pemulihan Ekonomi
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 14:23 Wib
Sosial +
 Konsep Ilmu Sosial Barat tak Relevan di Abad ke-21
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:06 Wib
Strategi Komunikasi Pada Masa Krisis
unpi/detik.com • Selasa, 23 April 2019 18:22 Wib
Pendidikan +
Biocommunication dalam Praktik Teknologi Pendidikan
unpi/pikiran rakyat • Selasa, 23 April 2019 15:11 Wib
Pendidikan Wacana di Era Hiperteks
unpi/pikiran rakyat • Selasa, 23 April 2019 13:39 Wib
Kemendikbud sebut terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi
unpi/antaranews.com • Selasa, 23 April 2019 17:03 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris